TUGAS
KEPRIBADIAN II
MACAM-MACAM KEBUTUHAN DAN KONSEP
1. Kebutuhan Primer
(viskerogenik) yaitu, kebutuhan yang berhubungan dengan peristiwa organis
tertentu yang khas, dan secara khusus berkenaan dengan kepuasan-kepuasan fisik.
Contoh:kebutuhan
akan makan kalau merasa lapar, kebutuhan akan minum kalau merasa haus,
kebutuhan akan buang air besar, semua kebutuhan –kebutuhan itu penting bagi
fisik secara universal.
2. Kebutuhan Sekunder
(psikogenik) yaitu berasal dari kebutuhan primer dan ditandai oleh tidak adanya
hubungan vocal dengan proses-proses organis/kepuasan fisik khusus.
Contoh: kebutuhan
akan kehormatan, kalau saya mau orang menghormati atau menghargai saya berarti saya belajar mempelajari
menghargai orang lain dulu.
3. Kebutuhan
Terbuka (overt need) yaitu kebutuhan nyata atau dapat diungkapkan secara
langsung atau segera.
Contoh:
kebutuhan akan pembicaraan, kebutuhan akan berteriak, kebutuhan akan kesakitan.
4. Kebutuhan
Tertutup (covert need) yaitu kebutuhan laten atau tersembunyi, yang dikenang,
dihambat atau ditekan. Biasanya berbentuk fantasi , impian.
Contoh:
kebutuhan akan impian sesuatu seperti perasaan saya tertarik pada bunga-bunga
yang jual di pasar; atau bayangan tentang saya
seolah-olah berada di taman yang indah.
5. Kebutuhan
Fokal yaitu kebutuhan yang berhubungan erat dengan kelompok-kelompok obyek
lingkungan yang terbatas.
Contoh: kebutuhan akan waktu
6. Kebutuhan
Difus yaitu kebutuhan yang begitu umum berlaku pada hampir setiap keadaan
lingkungan.
Contoh: kebutuhan
akan ketegasan dalam reaksi anak kecil yang menangis tidak henti-henti tanpa
tujuan dan tanpa arah.
7. Kebutuhan
Proaktif yaitu kebutuhan yang sebagian besar ditentukan dari dalam, bergerak
spontan, akibat dari sesuatu dalam diri orang.
Contoh: saya
tiba-tiba benci terhadap temanku dan belajar mencintai.
8. Kebutuhan
Reaktif yaitu kebutuhan sebagai akibat dari atau sebagian respon terhadap suatu
peristiwa lingkungan.
Contoh:
lingkungan yang dituntut sebagai kebutuhan akan pendidikan.
9. Kebutuhan
Modal yaitu kecenderungan-kecenderungan untuk melakukan perbuatan-perbuatan
tertentu demi perbuatan itu sendiri.
Contoh: saya
berusaha untuk bekerja dengan cara yang baik, supaya mendapatkan hasil yang
baik juga.
10. Kebutuhan
Akibat yaitu kebutuhan yang mengarah pada suatu keadaan yang diinginkan atau hasil
akhir.
Contoh: belajar
agar lulus ujian.
11. Konsep
Propotensi yaitu ada suatu kebutuhan-kebutuhan bahwa
kecenderungan-kecenderungan tertentu harus didahulukan daripada yang
lain-lainnya.
Contoh:
seseorang memeliki hoby badminton, kemudian ia menjadi atlet badminton
nasional.
12. Konsep Fusi
yaitu lebih dari satu kebutuhan dapat dipuaskan oleh hanya satu tindakan.
Contoh:
kakak ingin membeli Lombok, tapi dia ingat kalau di rumah tidak ada tomat.
13. Konsep
Sudsidiasi yaitu kebutuhan satu yang beroperasi untuk melayani kebutuhan lain,
dengan demikian salah satu kebutuhan hanya berfungsi sebagai alat untuk
memuaskan kebutuhan lainnya.
Contoh: Mery
seorang suster di biara, maka kebutuhannya yang dipuaskan adalah profesi
sebagai suster.
Tidak ada komentar:
Poskan Komentar